Apakah maksiat itu atas kehendak
Allah ?
Jika hal tersebut benar, Maka kenapa
pelaku maksiat di jatuhi hukuman ?
Allah
Subhanahu Wa Ta’alaa memiliki sifat Murid (Maha penghendak) dan irodah (Yang
maha menghendaki). Tidak ada sesuatu yang terjadi di dunia ini kecuali atas
kehendak Allah. Dan tidak ada kekurangan atau kecacatan yang telah Allah
kehendaki.
Maka bagaimana
jika ada seseorang yang ingin melakuakan maksiat pada Allah ?. seperti contoh
ingin meminum khamr (minuman keras). Si fulan tersebut melakukan dan kemudian
meminumnya. Apakah hal tersebut atas kehendak Allah ?. jika kita berkata “ooh
ya, tentu itu atas kehendak Allah”. Dan bagaimana jika salah satu dari kita
berkata “Oh tidak, karena Allah tidak menginginkan hambanya melakukan maksiat”.
Perkara selanjutnya adalah kalau bukan atas kehendak Allah maka itu sebuah hal
yang mukroh (di benci) bertentangan dengan sifat Allah yang maha mengehendaki. Bagaimana
menjawab hal tersebut ???
Sebelumnya,
ketahuilah bahwa beberapa perkara yang berhubungan perbuatan atau suatu kejadian
yang terjadi pada manusia itu terdapat dua hal :
Pertama : Perkara yang datang
atas kehendak Allah dan dzatnya. Seperti kelahirannya, Kematiannya, sakitnya,
rezekinya. Sampai disini kita fahami bahwa semua itu atas kehendak Allah.
Kedua : perkara yang di
sebabkan oleh kemauan atau kebebasan manusia itu sendiri. Disini Allah
memberikan fitrah pada manusia yaitu Sebuah kebebasan yang di lakukan oleh
manusia. Dinamakan juga malakatu al ikhtiyar yaitu kebebasan untuk melakukan
suatu hal.
Contoh
pada keadaan sekarang yaitu ketika kalian membaca artikel ini atau seperti
kalian melihat youtube dengan konten por** atau maksiat. Disini yang dimaksud
oleh bagian kedua.
Dan siapa
yang memberi ini atau memberi kebebasan ini ? Allah Ta’alaa. Maka aplikasikan
aplikasi ini dengan taat kepada Allah. Jika kita berbuat dosa maka
bertaubatlah. Dan jika kita ragu apakah dosa kita di ampuni atau tidak ? maka
ketahuilah bahwa sifat maghfur Allah (maha mengampuni) dan sifat Rahmat Allah
(Maha kasih sayang) itu lebih luas dari pada dosa dosa kita.
Sekian …..
Semoga sedikit coretan
ini bermanfaat bagi penulis dan pembaca.
by viqi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar